Minggu, 05 Juni 2016

TOEFL, TOEIC, IELTS

     A.   TOEFL

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan test yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Test ini ditujukan bagi orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Umumnya, test ini digunakan sebagai salah satu prasyarat bagi seseorang yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di suatu negara yang menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikas sehari-hari. Selain TOEFL, masih ada beberapa jenis test lain yang hampir sama, yaitu IELTS, TOEIC dan ESOL. TOEFL dikembangkan dan dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service) yang berpusat di New Jersey, USA. Test ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963.

Saat ini ada 3 macam test TOEFL yang dikeluarkan oleh ETS, yaitu :

                  1.      PBT TOEFL
PBT merupakan bentuk TOEFL Test yang menggunakan lembar jawaban berupa kertas. Ini merupakan sistem test pertama yang dikeluarkan oleh ETS. Dalam PBT, test yang dilakukan meliputi listening, structure dan reading. Rentangan skor yang diberikan adalah 310-677. Selain itu, waktu yang diberikan untuk mengerjakan test ini sekitar 2-2,5 jam. Tapi, sejak bulan April 2006, test ini sudah tidak digunakan lagi di Indonesia. Saat ini, test ini masih digunakan di negara yang belum memiliki sistem test iBT.

                  2.      CBT TOEFL
CBT merupakan test yang tak lagi menggunakan kertas. Semua test dilakukan dalam suatu komputer menggunakan software tertentu. Sistem test ini muncul pada tahun 1998. Kemampuan yang diujikan meliputi listening, structure, reading dan writing. Pada sistem ini, rentangan skornya adalah 0-300 dengan waktu pengerjaan antara 2-2,5 jam.    

                  3.      IBT TOEFL
Test dengan sistem iBT merupakan test yang paling populer dan banyak digunakan. Sistem test ini juga berbasis komputer, hanya saja test ini terhubung dengan jaringan internet, dengan demikian, test dilakukan secara online. Sistem test ini mulai dipublikasikan dan digunakan pada tahun 2005, tapi baru digunakan di Indonesia pada tahun 2006. Kemampuan yang diujikan meliputi reading, listening, writing dan speaking. Walau sistem ini banyak digunakan, tapi masih ada beberapa negara yang menggunakan sistem PBT.

Dari tiga tipe ini, yang sering digunakan adalah PBT dan IBT.

Tujuan utama dari TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami, dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.

      
     B.   TOEIC

TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa sehari-harinya bukan bahasa Inggris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang sedang belajar atau bekerja di lingkungan internasional. Skor TOEIC menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan orang lainnya dalam dunia pendidikan, bisnis, perdagangan dan industri. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan  atau istilah khusus selain dari bahasa Inggris yang dipergunakan sehari-hari.

                  1.      TOEIC Listening and Reading
Lebih dari 30 tahun, tes TOEIC Listening and Reading menjadi standar untuk pengukuran keahlian mendengarkan dan membaca dalam bahasa Inggris yang dibutuhkan individu yang sedang belajar atau bekerja di lingkungan internasional.

                  2.      TOEIC Speaking and Writing
Saat ini, perguruan tinggi dan lembaga bahasa Inggris dapat menggunakan tes TOEICSpeaking and Writing sebagai pelengkap tes TOEIC  Listening and Readinguntuk memastikan siswa mereka memiliki keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di pasar kerja global yang semakin kompetitif.

Bagi mereka yang memiliki skor TOEIC Listening and Reading di atas 600 (level Basic Working Proficiency) sangat dianjurkan untuk mengikuti tes TOEIC Speaking and Writing untuk mengukur kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris secara lisan dan tulisan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan dalam lingkungan pekerjaan secara global. TOEIC Speaking and Writing memberikan standar umum pengukuran untuk membandingkan kemampuan berbahasa dengan potensi dari karyawan. 

Tujuan dari tes ini adalah :
  •       Untuk proses perekrutan, pelatihan dan promosi karyawan yang paling berkualitas.
  •      Dapat menghemat waktu dan sumber daya dengan mengetahui langsung siapa karyawan            yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif di dunia kerja internasional.
  •          Untuk proses penerimaan dan pengembangan individu yang dapat berinteraksi secara efektif      dengan kolega dan klien di seluruh dunia.


     C.   IELTS

IELTS ( International English Language Testing System ) adalah sebuah tes kemahiran bahasa Inggris yang membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris, baik untuk tujuan bekerja atau belajar. Tes yang akan dijalani untuk mengetahui empat keterampilan berbahasa yaitu mendengarkan, membaca, berbicara dan menulis.

IELTS diakui oleh institusi-institusi pendidikan di Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Irlandia, Afrika Selatan dan sejumlah badan profesional di seluruh dunia termasuk Dinas Imigrasi Selandia Baru dan Dewan Media Inggris General Medical. IELTS diterima oleh lebih dari 6.000 organisasi di seluruh dunia. Dikembangkan oleh beberapa ahli penilaian bahasa Inggris terkemuka di dunia, kami meyakinkan Anda bahwa IELTS memberikan pengujian yang adil dan konsisten terhadap kemampuan bahasa Inggris Anda. Kementrian Dalam Negeri Inggris telah merubah panduan untuk penyedia Pengujian Bahasa Inggris Terjamin (Secure English Language Test (SELT) providers).

IELTS tersedia dalam dua format, yaitu :
  •       Tes Akademik adalah untuk siswa internasional yang ingin belajar di institusi pendidikan tinggi di negara berbahasa Inggris.
  •      Tes Pelatihan Umum cocok untuk orang yang ingin bermigrasi ke negara berbahasa Inggris atau bekerja untuk sebuah organisasi profesional.


Terdapat 4 aspek tes IELTS, yaitu :

            1.      Tes Mendengarkan
Tes mendengarkan akan berlangsung selama 30 menit dengan 4 bagian dan 40 pertanyaan. Dalam tes ini, Anda akan uji mengenai pemahaman spesifik dan keseluruhan bahasa Inggris dalam berbagai konteks dan format. 

            2.      Tes Membaca 
Tes ini akan berlangsung selama 60 menit. Peserta tes akan menjawab 3 bagian yang terdiri dari 40 pertanyaan. Nah, dalam tes membaca ini, Anda perlu memahami teks secara rinci dan menunjukkan bahwa Anda memahami informasi rumit yang disediakan dalam bahasa Inggris.

            3.      Tes Menulis 
Tes menulis berlangsung selama 60 menit. Peserta tes akan mengerjakan 2 tugas. Untuk menembus tes ini, Anda diharapkan menggunakan bahasa Inggris untuk berbagai tujuan dan menunjukkan kemampuan Anda dalam menyesuaikan cara tulis untuk topik dan konteks yang berbeda. Struktur kalimat, kosa kata, penggunaan tata bahasa dan gaya akan dinilai.

            4.      Tes Berbicara
Tes berbicara berlangsung selama 11-14 menit dan terdiri dari 3 bagian. Kandidat untuk Akademik dan Pelatihan Umum akan mendapatkan bentuk tes yang sama. Tes ini melibatkan wawancara individu dengan seorang guru dan mencakup berbagai topik dan konteks. Anda harus dapat membicarakan topik pribadi, memberikan pembicaraan singkat tanpa bantuan pada topik yang dipilih dan berkontribusi pada diskusi dua arah mengenai isu-isu yang lebih abstrak.


Tujuan dari IELTS adalah untuk membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri. IELTS ini diakui oleh institusi pendidikan di Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hongkong, Irlandia, Afrika Selatan, dan sejumlah badan profesional lainnya di seluruh dunia.


Perbedaan TOEFL, TOEIC & IELTS

  • TOEFL

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah sebuah program tes bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris. TOEFL memberikan tiga materi tes, yaitu listening, reading, dan structure. Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, nilai TOEFL Anda minimal harus 550, jika dibawahnya maka tidak bisa untuk Anda gunakan.
  • TOEIC

TOEIC adalah kepanjangan dari Test of English for International Communication. TOEIC lebih spesifik untuk orientasi pekerjaan, jadi jika Anda ingin bekerja di luar negeri, maka Anda harus memiliki sertifikat TOEIC. Range nilai TOEIC dihitung mulai 10 sampai 990. Untuk memuluskan rencana Anda bekerja di luar negeri, usahakan nilai TOEIC Anda tidak kurang dari 450.
  • IELTS

IELTS atau Internasional English Language Testing System, hampir sama dengan TOEFL, yaitu sebuah program tes untuk menguji kemahiran kita dalam bahasa Inggris. Tes IELTS terbagi menjadi empat materi, yaitu listening (30 menit), reading (1 jam), writing (1 jam) dan speaking (12-15 menit). Secara keseluruhan, tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam. IELTS biasanya digunakan untuk mengurus visa luar neger, study, pindah kewarganegaraan, dsb. Nilai IELTS dihitung mulai 1-9. Dan jika digunakan untuk keperluan belajar, maka nilai IELTS yang dibutuhkan adalah 5.5 keatas.

SUMBER
http://www.erlangga.co.id/pendidikan
http://www.ef.co.id/englishfirst
http://www.belajaringgris.net
http://englishdashboard.blogspot.co.id
http://edukasi.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar