Minggu, 17 Juli 2016

Connectors


CONNECTORS (Kata Penghubung), Connectors digunakan untuk menggabungkan dua kalimat / lebih menjadi satu kalimat.
Connectors dibagi menjadi 3, yaitu:
  1. Menunjukan waktu : before, after, as soon as, while, when.
  2. We went home after the rain stopped.
  3.  I prepare my ticket and passport before I go on holiday to Paris.
  4. I started to look for an apartment as soon as I arrived in this city.
  5. While he was reading her novel, somebody knocked on the door.
  6. I was really sad when I saw a drama movie.
  7. Menunjukan sebab dan akibat : because/because of, since.
  8. I went to the hospital because I had a serious accident.
  9. I went to the hospital because of my serious accident.
  10. Since I have no money, I can’t treat you.
  11. Menunjukan tanda urutan: first, next, then, after that, finally.
  12. first, we must prepare the ingredients.
  13. Next, we cut the vegetables into small pieces.
  14. After that, we put them into frying pan.
  15. Finally, we put some sauce and salt.
Coordinate Connector adalah AND, BUT, OR, or SO.
Banyak kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari dua klausa ( Klausa adalah kelompok kata yang paling sedikit terdiri dari satu Subject dan satu Verb (Predikat).
Ketika ada dua kalimat dalam Bahasa Inggris, kita harus menggabungkannya dengan benar. Saalah satu cara untuk menggabungkan dua buah kalusa adalah dengan menggunakan AND, BUT, OR, or SO.
Contoh:
The sun was shining and the sky was blue.
The sky was blue, but it was very cold.
It may rain tonight, or it may be clear.
It was raining outside, so I took my umbrella.
Analisa:
Keempat kalimat diatas terdiri dari dua klausa dan semuanya di hubungkan dengan sebuah Coordinate Coonector dan sebuah Comma.
Jadi , Connectors adalah kata penghubung atau conjunction memiliki 3 jenis yaitu : Coordinating Connectors, Subordinating Connectors (cause connector, misal: because, because of) dan Correlative Connectors (Not only…but also, either or…neither nor, both…and)
Coordinate connectors adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama yaitu: kata, frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen yang dihubungkan tersebut biasanya bersifat paralel (kedudukannya sejajar) secara struktur gramatikal. Kata hubung ini sering digunakan pada compound sentence untuk menghubungkan dua independent clause.

CONTOH KALIMAT SUBORDINATE CONNECTORS

Although/even though/while I’m annoyed, I try to think positively.

PENGERTIAN CORRELATIVE CONNECTORS

Correlative Connectors adalah kata hubung yang digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata, frasa (phrase), atau klausa (clause). Elemen kalimat yang dihubungkan biasanya bersifat paralel (ke dudukannya sejajar) secara struktur gramatikal. Kata hubung ini disebut juga paired connectors.

CONTOH KALIMAT CORRELATIVE CONNECTORS

There are no difference beetwen you and her.

Sumber:
http://4englishcourses.blogspot.co.id/2011/09/belajar-bahasa-inggris-connectors-kata.html
https://rizqialextoramadhan.wordpress.com/2012/06/12/5-coordinate-connector-toefl-skill/
http://nikenwp.blogspot.co.id/2015/04/connectors.html
http://febrianieflin.blogspot.co.id/2015/06/tugas-4-connectors-relative-clause.html

Adjective and Adverb



Pengertian dan penggunaan Adjective dan Adverb.
Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak.
Contoh:
  • She’s an excellent singer.
  • I’ve got a new apartment.
Adverb (kata keterangan) merubah kata kerja, yakni kata keterangan menjelaskan bagaimana sesuatu dilakukan.
Kata sifat memberikan informasi seperti ukuran (kecil, besar), bentuk (bulat, persegi), warna (kuning, hijau), kebangsaan (Cina, Polandia), dan opini (baik, buruk). Adjective tidak mengalami perubahan yang tergantung pada jumlah (tunggal atau jamak).
Contoh:
  • She has a cute puppy.
  • She has three cute puppies.
Perhatikan bahwa adjective (cute) tidak mengalami perubahan baik dalam bentuk tunggal (puppy) maupun jamak (puppies).
Adjective juga bisa ditempatkan setelah kata kerja tertentu seperti be, feel, look, dan taste.
Contoh:
  • I’m really happy today.
  • She’s got a new job so she feels great.
Adverb
Adverb adalah kata keterangan. Adverbs dan adjective memiliki kesamaan. Jika ditinjau dari segi filsafat bahasa kedua kata ini diawali dengan kata “Ad” yang memungkinkan adanya arti “Add” atau “penambahan”. Jika adjectives menambahkan kejelasan arti pada kata benda (nouns), maka adverb menambahkan kejelasan terhadap kata kerja (verbs).

Sumber :

Modal Auxiliary



 Modal auxiliary adalah sekelompok kata bantu yang merupakan bagian dari auxiliary yang memberikan tambahan arti pada suatu kalimat. Modal auxiliary antara lain:

Present Tense:
Can, may, will, shall, must, need, ought to, dare

Past Tense:
Could, might, should

Aturan penggunaan modal auxiliary:

1. Kata kerja tidak boleh ditambah dengan –s/es, jika terdapat modal auxiliary.
  • He can makes a fruit cake. (salah)
  • He can make a fruit cake. (benar)
  • Katty must goes to her office right now. (salah)
  • Katty must go to her office right now. (benar)


2. Antara kata modal auxiliary dengan kata kerja tidak boleh dihubungkan dengan “to”
  • They can to take this paper to that room. (salah)
  • They can take this paper to that room. (benar)


3. Jika modal auxiliary bentuk lampau maka kata kerja yang digunakan harus kata kerja bentuk pertama (infinitive).
  • They could sang at the karaoke until midnight. (salah)
  • They could sing at the karaoke until midnight. (benar)


4. Kalimat tanya (interrogative sentence) dibentuk dengan menempatkan modal auxiliary di depan kalimat.
  • Can your father speak English well?
  • Could you contact him last night?


5. Kalimat menyangkal (negative sentence) dibentuk dengan menambahkan not sesudah modal auxiliary.
Would, must, can, need, could, should, dengan not sering ditulis dalam bentuk singkat (contraction form), yaitu shouldn’t, can’t, couldn’t, mustn’t, wouldn’t dan needn’t.

will dan would biasanya disingkat menjadi ‘ll dan ‘d.
  • She’ll call him back after dinner.


Jika shall not dan will not ditulis dalam bentuk singkat menjadi shan’t” dan “won’t.
  • Mother won’t give the money unless you beg her to give you some money
  • Mother shan’t give the money unless you beg her to give you some money


Jika can dan not tidak ditulis dan bentuk singkat (contraction form), can not dijadikan satu kata, yaitu cannot.

Untuk membentuk question taq, modal auxiliary ditempatkan di belakang kalimat.
  • Jessica can study the math, can’t she?
  • You could see him last night, couldn’t you? 
Source

http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/modal-auxiliary-dalam-bahasa-inggris.aspx

Affirmative and Negative Agreement , Negation , Commands


Affirmative & Negative Agreement :
Affirmative digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambahkan lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so Kata so, too, dan also mempunyai arti yang sama yaitu juga, pula, pun. Tapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan, so digunakan sebelum tobe(s) dan auxilliaries(kata bantu)
Contoh :
  1.     a) I am happy, and you are too
  2.     b) I am happy, and so you are
  3.     c) My friend will talk to him and so will I
  4.     d) My friend has talked about it, and so have I
Sedangkan too dan also digunakan setelah tobe(s) dan auxilliaries.
Example:
  1.     a) My friend will talk to him and I will too
  2.     b) My friend has talked about it, and I have too
Negative Aggrement :
Neither dan Either memiliki arti yang sama yaitu : tiak keduanya atau keduanya tidak.
Untuk neither igunakan sebelum aux verb, for example :
  1.    a) My roommate won’t go, and neither will i
  2.    b) My roommate hasn’t gone, and neither have i
 Negation :
Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
Dengan Auxiliary Verbs Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.
Contoh:
  1.     a) I didn’t understand what you mean.
  2.     b) He can’t swim well. He doesn’t come today.
  3.     c) We haven’t painted the house. She might not come.
Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.
He told me, “wait for me !”
  1.     a) He told me to wait for him
  2.     b) She told me, “don’t cheat anymore !”
  3.     c) She told me not to cheat anymore.

Sumber :
http://kinihardja.blogspot.co.id/2015/04/affirmative-negative-agreement.html