Minggu, 17 Juli 2016

Affirmative and Negative Agreement , Negation , Commands


Affirmative & Negative Agreement :
Affirmative digunakan untuk menunjukkan orang atau melakukan sesuatu hal, kemudian menambahkan lain melakukan hal yang sama. Cukup menggunakan : and – to or and – so Kata so, too, dan also mempunyai arti yang sama yaitu juga, pula, pun. Tapi dalam penggunaannya terdapat perbedaan, so digunakan sebelum tobe(s) dan auxilliaries(kata bantu)
Contoh :
  1.     a) I am happy, and you are too
  2.     b) I am happy, and so you are
  3.     c) My friend will talk to him and so will I
  4.     d) My friend has talked about it, and so have I
Sedangkan too dan also digunakan setelah tobe(s) dan auxilliaries.
Example:
  1.     a) My friend will talk to him and I will too
  2.     b) My friend has talked about it, and I have too
Negative Aggrement :
Neither dan Either memiliki arti yang sama yaitu : tiak keduanya atau keduanya tidak.
Untuk neither igunakan sebelum aux verb, for example :
  1.    a) My roommate won’t go, and neither will i
  2.    b) My roommate hasn’t gone, and neither have i
 Negation :
Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
Dengan Auxiliary Verbs Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.
Contoh:
  1.     a) I didn’t understand what you mean.
  2.     b) He can’t swim well. He doesn’t come today.
  3.     c) We haven’t painted the house. She might not come.
Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.
He told me, “wait for me !”
  1.     a) He told me to wait for him
  2.     b) She told me, “don’t cheat anymore !”
  3.     c) She told me not to cheat anymore.

Sumber :
http://kinihardja.blogspot.co.id/2015/04/affirmative-negative-agreement.html

Sabtu, 16 Juli 2016

Verb as Complement



Complement
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.
Subject Complement
Subject complement adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Contoh Kalimat Subject Complement
Keterangan:
subject complement = bold
linking verb = italic
With gerunds Verb + Gerunds
Gerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda sehingga dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi. Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, Gerund adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing. Gerund sebagai pelengkap tidak dapat dijadikan subject dalam kalimat pasif (passive voice). Gerund terletak setelah to be: is/am/are, was/were, been/being/be. Contoh :
  1.    My hobby is fishing
  2.    Her hobby is reading novel
  3.    My favorite sport is playing football
Verb + Preposition + Gerund
Ada dua kemungkinan jika Gerund digunakan sebagai Object, yakni Object of Preposition (Object Kata Depan) dan Object of Verb (Object Kata Kerja). Beberapa preposisi (preposition) lazim yang sering diikuti oleh Gerund adalah: about, in, for, of, without, from, by, dan to. Untuk preposisi “to”, boleh diikuti Gerund jika fungsinya memang sebagai presposisi, bukan bentuk dari infinitive. Contoh :
  1.    I’m used to sleeping with the window open.
  2.    I’m accustomed to sleeping with the window open.
  3.    I look forward to going home next month

Sumber :

Pronouns



Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapan part of speech.
Jadi apa itu Pronoun? pronoun merupakan salah satu unsur kalimat (part of speech) yang berfungsi sebagai kata ganti atau pengganti orang atau benda (sesuatu selain manusia, bisa tumbuhan, hewan, kata kerja yang dibendakan dan lain sebagainya).
Contoh: Amalia  is Indian, she is beautiful. She pada kalimat tersebut mengganti atau menjadi pengganti Amalia.
Jenis Pronoun dan Contoh Kalimatnya
Subjek
Objek
Possesive
Reflexive
I
Me
My
Myself
We
Us
Our
Ourselves
They
Them
Their
Themselves
You
You
Your
Yourself (Kamu)
You
You
Your
Yourselves (Kalian)
She
Her
Her
Herself
He
Him
His
Himself
Source : http://inggrisonline.com/pengertian-jenis-pronoun-dan-contoh-kalimatnya/
Ket:
  • Subjek:Ketika pronoun menjadi Subjek.
    Contoh:
    • I read a book > aku membaca sebuah buku.
    • You are very beautiful > kamu sangat cantik.
  • Objek:Ketika pronoun menjadi Objek.
    Contoh:
    • She loves me > dia mencintai aku.
    • I take it > aku mengambilnya.
  • Possessive: artinya memiliki, misalnya: milik-ku, milik-mu, milik-nya, dsb.
    Contoh:
    • Is that yourbook? > apakah itu bukumu (buku punya-mu)?
    • Where did you hide my wallet? > dimana kamu menyembunyikan dompetku (dompet milikku)
  • Reflexive:Berfungsi untuk memberikan penekanan yang jika diterjemahkan menjadi “diri”, sehingga terkadang diterjemahkan dengan dirinya/mu/kita atau sendiri atau bisa juga digabung menjadi seperti “dirinya sendiri”.

Contoh:
• she cooks for herself > Ia memasak untuk dirinya. 
• I cooked fried chicken by myself > aku memasak ayam goreng sendiri.
Pronoun-Antecedent Agreement
Pronoun-antecedent agreement merupakan persesuaian antara pronoun dengan antecedent dalam hal number, person, dan gender.
Apa itu antecedent? yaitu kata, frasa, atau klausa yang digantikan oleh pronoun. Agreement ini diperlukan tentunya jika ada keduanya di dalam kalimat.

Contoh : You should take off your shoes there. (Kamu harus melepas sepatumu di sana.) [antecedent, pronoun]
Expletive Pronoun (There & It)  
Expletive merupakan “empty words” atau kata-kata yang tidak menambah arti, namun berguna untuk memberi penekanan pada bagian tertentu suatu kalimat. There/it digunakan bersama verb be untuk membentuk expletive construction
  1. There is no food in my house. (Tidak ada makanan di rumahku.)
  2. It was easy to meet her. (Dulu mudah bertemu dengannya.)
Object Pronouns
Personal pronouns yang digunakan sebagai objek kata kerja adalah me, you, him, her, it, us dan them. Perhatikan contoh kalimat berikut ini:
– Lisa likes cats. She likes to stroke them.
Pada kalimat pertama, cats adalah objek kalimat atau objek kata kerja likes. Sedangkan pada kalimat kedua, them adalah objek kalimat dan sebagai kata ganti untuk cats.
Beberapa contoh personal pronouns sebagai objek:
– I’m doing my homework. Dad is helping me.
– Goodbye, children! I’ll call you later.
– Where is John? I need to speak to him.
– Miss Garcia is very nice. All the children like her.
– The car is very dirty. Mom is cleaning it.
– Uncle Harry called Mary to ask her a question.
– My chocolates are all gone. Someone has eaten them.

Sumber:
http://www.wordsmile.com/pengertian-macam-contoh-kalimat-pronouns
http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/pronouns.htm
http://catatanbahasainggris.blogspot.co.id/2009/03/personal-pronouns.html